Cetak Logo Desain Kustom Dan Kotak Pengiriman Kertas Glossy
Varnishing adalah proses pengaplikasian lapisan yang tidak berwarna, lapisan transparan (pernis) ke permukaan bahan cetakan, baik dengan menyikat, penyemprotan, atau pencetakan. Setelah naik level, pengeringan, dan menekan, membentuk lapisan mengkilap transparan yang tipis dan seragam pada permukaan barang cetakan.
Karakteristik:
Adhesi yang Kuat: Permukaan yang dipernis menempel dengan aman, dan gesekan alami tidak menghilangkan kilapnya. Hal ini meningkatkan nilai bahan cetakan yang dikemas, menambahkan kilau cemerlang dan efek tiga dimensi. Teksturnya yang halus memudahkan item untuk menonjol sebagai titik fokus visual di tengah segudang produk yang ditampilkan.



Hal-hal yang Perlu Dipertimbangkan:
Saat mendesain bahan cetakan untuk pernis, pelat pernis harus diproses sebagai warna spot. Pelat terpisah dan versi warna spot perlu dibuat. Ketepatan dalam registrasi sangat penting selama proses pernis. Misalnya, jika pernis dilakukan pada cetakan litograf dengan menggunakan mesin yang berbeda, diperlukan penempatan yang hati-hati dan akurat pada media.
Klasifikasi Teknik Varnishing:
Untuk pernis bahan cetakan berbahan dasar kertas, Metode pernis dikategorikan berdasarkan metode pengeringan: pernis berbasis pelarut, Pernis UV, dan pernis yang diawetkan dengan panas. Sehubungan dengan hubungan antara mesin pernis dan mesin cetak, pernis bisa offline atau inline. Berdasarkan metode pernis, selanjutnya dapat diklasifikasikan ke dalam mesin pelapis pernis, mesin cetak offset, mesin sablon, mesin cetak gravure, mesin cetak flexografik, dan mesin lain yang digunakan untuk pernis. Di bawah, Saya akan memperkenalkan tiga teknik pernis yang paling umum digunakan.
Jenis Pernis:
Pernis dikategorikan menjadi tiga jenis: pernis berbahan dasar minyak, pernis berbahan dasar air, dan pernis UV.



Pernis Berbasis Minyak:
Pernis jenis ini menggunakan pelarut yang kuat, bau yang menjengkelkan, menjadikannya tidak ramah lingkungan. Karena dampak lingkungannya, penggunaan teknik pernis berbahan dasar minyak sedang menurun.
Pernis Berbasis Air:
Keuntungan: Air digunakan langsung untuk melarutkan pernis, dan dapat dikeringkan baik melalui panas atau pengeringan udara. Cara ini memiliki efisiensi produksi yang tinggi dan aman bagi lingkungan.
Kerugian: Kilauan setelah pernis memiliki batasan tertentu dan tidak dapat mencapai tingkat kilap yang sama seperti pernis kilap atau pernis UV.
Aplikasi: Cocok untuk mengemas produk makanan yang tidak memerlukan persyaratan kilap tinggi dan tidak membahayakan standar kesehatan dan keselamatan.
Pernis UV:
Pernis UV melibatkan penggunaan pernis UV yang mengandung resin fotosensitif. Bahkan setelah diaplikasikan pada bahan cetakan, reaksi kimia terjadi di bawah panjang gelombang sinar ultraviolet tertentu, membentuk polimer padat yang stabil.
Keuntungan: Pernis UV menawarkan kilap tinggi, ketahanan yang sangat baik terhadap abrasi, suhu tinggi, dan warna memudar. Ini memiliki efisiensi produksi yang tinggi dan menghasilkan produk yang menarik secara visual.
Kerugian: Pernis UV dan proses pernis UV relatif mahal.
Aplikasi: Digunakan dalam kemasan kelas atas untuk produk seperti kotak rokok, kemasan anggur, kosmetik, dan kotak hadiah mewah.





